Tembak Reaksi di Extreme Euro 2017

Extreme Euro Open 2017

Extreme Euro Open 2017 @ Znojmo CzechPengalaman Berharga untuk Shooter Indonesia.

Extreme Euro adalah salah satu pertandingan tembak reaksi yang selalu ditunggu oleh petembak-petembak IPSC seluruh Eropa. Pertandingan dengan nama Extreme ini memang cukup menantang, sesuai dengan namanya, setiap petembak harus menyelesaikan 30 stage hanya dalam waktu 3 hari, dimana jumlah stage yang sama dalam IPSC World Shoot di tembak dalam 5 hari. Pertandingan dilaksanakan Znojmo, batas negara antara Czech dan Austria. Pada tahun ke 9 ini animo petembak di Eropa tidaklah surut, bahkan makin banyak petembak dari luar Eropa yang ikut serta mengukur keterampilan pada pertandingan berlabel Extreme ini

Perjalanan kami mulai dengan mengurus dokumen senjata untuk keluar negeri di Kantor Bea dan Cukai Bandara Internasional Sukarno Hatta, Jakarta. Jalur penerbangan yang kami pilih adalah penerbangan Jakarta – Vienna, yang harus ditempuh selama belasan jam dan diteruskan dengan perjalanan darat menuju kota Znojmo di Republik Czech dengan menggunakan mobil. Perjalanan dari Vienna, Austria ke Znojmo, Czech tidaklah terlalu jauh, pada awal musim panas ini pemandangan sangat indah, setelah lepas dari jalur toll maka mulai terlihat ladang gandum, kebun jagung dan juga kebun anggur di sisi kanan dan kiri jalan desa yang kami lewati.

Extreme Euro Open 2017 @ Znojmo CzechSistem Uni Eropa telah menyatukan Negara-negara anggotanya, maka perbatasan antara Austria dan Czech hanyalah tampak di peta, sedangkan dilapangan batas antara dua negara ini hanyalah berupa sebuah tanda di tepi jalan, lintas negara sudah tidak dilakukan pemeriksaan, mobil kami terus melaju melintas batas negara seperti melintas batas kota. Kota Znojmo kurang lebih hanya 30 menit dari perbatasan negara, di kota kecil dengan penduduk kurang dari 115.000 jiwa ini masih banyak sekali berdiri bangunan tua, kondisi yang dijaga dengan apik membuat kita serasa berada di awal abad19

Tim Indonesia  kali ini terdiri dari 6 petembak divisi Open dan 1 petembak divisi Standard, dengan  seorang petembak divisi Open  katagori Junior yang sedang dalam bimbingan ayahnya dan seorang lagi petembak divisi Open katagori Super Senior yang masih sangat aktif mengikuti pertandingan di seluruh dunia.

Extreme Euro Open 2017 @ Znojmo CzechHari pertama kami habiskan untuk mengitari kota Znojmo, mencari tahu tempat untuk membeli kebutuhan sehari-hari. Hari ke 2 tim berangkat menuju daerah Hodonice dimana Shooting Range dengan 30 bay dibangun, jadwal hari itu adalah untuk melakukan equipment check, dimana prosedur ini adalah salah satu kewajihan pada pertandingan IPCC Level III, seluruh anggota tim Indonesia lulus proses ini.

Setelah kami semua selesai dengan proses equipment check, maka tim manager mengambil pesanan amunisi untuk bertanding, Official Match Ammo untuk Caliber 38 super adalah GECO, merek dari sebuah pabrikan amunisi besar di German, sedangkan untuk kaliber 40 S&W adalah S&B merek dari pabrikan local di republic Czech.

Menggunakan OMA sangat mempermudah perjalanan, karena tidak semua perusahaan penerbangan mau mengangkut amunisi dalam jumlah besar, mereka membatasi maksimum 5 kg per penumpang, sedangkan untuk sebuah pertandingan besar biasanya minimal dibutuhkan lebih kurang 700 butir amunisi yang beratnya bisa  mencapai 10 kg, tetapi bila menggunakan OMA hal yang harus dipastikan adalah apakah OMA ini cocok dengan senjata yang kami bawa, maka kami langsung menuju Test Bay untuk mencoba kelancaran pistol dan akurasi tembakan dengan menggunakan amunisi yang baru kami ambil. Ternyata hasilnya memuaskan , 38 super merek GECO terasa sangat flat di gunakan pada senjata-senjata divisi Open.kami, dan juga amunisi kaliber 40S&W merek S&B terasa ringan recoil nya menurut satu-satunya petembak divisi Standard tim Indonesia, Kiki Robert

Extreme Euro Open 2017 @ Znojmo CzechBangun pagi rupanya bukan masalah di Znojmo, dengan adanya perbedaan waktu antara Indonesia dan Eropa, sebagian besar anggota tim masih mengalami jet lag, sehingga sudah terbangun pada pukul 4 pagi, setelah persiapan secukupnya maka tim siap untuk berangkat bertanding menyelesaikan 10 stage pertama. Udara Eropa menjelang musim panas ini memang sulit di prediksi , pagi itu suhu turun hingga 13 derajat celsius sehingga diperlukan baju dalam penghangat. Tim Indonesia dijadwalkan mulai di stage 6, maka kami langsung menuju stage 6 untuk bergabung dengan beberapa petembak Eropa dari Itali dan Finladia dalam squad 6.

Stage-stage pada pertandingan Extreme Euro ini dibuat sangat menarik , dengan komposisi jarak dan posisi sasaran yang sangat bervariasi, membuat setiap stage dapat dilalui dengan tidak membosankan. 5 stage telah diselesaikan sebelum pukul 11 pagi, beberapa anggota tim Indonesia sudah melepas baju dalam, karena suhu udara naik hingga 28 derajat Celsius, akhirnya sebelum istirahat makan siang 7 stage telah selesai dilaksanakan ,  dan 3 stage berikutnya kami selesaikan sebelum pukul 3 siang. Total 10 stage dengan komposisi 2 Long Course, 2 Medium Course dan 6 Short Course  kami selesaikan pada hari pertama pertandingan

Pertandingan hari ke 2 dirasa lebih berat oleh tim, kemungkinan karena kita harus menyelesaikan 3 Long Course, 4 Medium Course dan 3 Short Course, dimana seperti hari pertama pada hampir semua stage terdapat swinger target, pada hari kedua ini juga terdapat beberapa moving target yang bergerak cukup cepat. Kondisi cuaca pada pagi hari cukup hangat sehingga sangat nyaman untuk melakukan aktifitas, tetapi menjelang siang ketika matahari tertutup awan maka suhunya kembali menurun dan memaksa seluruh anggota tim mengenakan lagi jaketnya, seperti hari pertama total 10 stage selesasi lebih kurang pada pukul 3 siang

Extreme Euro Open 2017 @ Znojmo Czech

Hari terakhir cuaca sangat bersahabat untuk tim Indonesia, walau mungkin agak terlalu panas untuk tim Itali apalagi untuk tim Finlandia yang bercerita bahwa di negaranya masih bersalju saat mereka berangkat. Kami harus  menyelesaikan stage 21 hingga stage 30 yang terdiri dari 4 Medium Course dan 6 Short Course, walaupun pada stage pendek, dengan minimum12 tembakan, penyelengara tetap memasang swing target, bahkan ada yang hingga dipasang 2 buah swing target, petembak yang tidak hati-hati biasa akan menuai banyak mis pada stage-stage seperti ini, point akan jatuh sekali bila pada stage pendek kita mendapat sebuah mis, apalagi lebih dari satu mis pada satu stage. Kurang lebih pukul 3 kami berhasil menyelesaikan 30 Extreme Stage, dari pertandingan legendaris yang tahun depan akan genap 10 tahun ini.

Walaupun tidak ada yang berhasil membawa medali, seluruh anggota tim merasa puas karena dapat menyelesaikan pertandingan ini, dimana dengan perolehan posisi final, kita dapat mengukur diri pada posisi berapa di jajaran petembak Eropa dan dunia, sehingga dapat menjadi acuan untuk memacu diri untuk  lebih giat berlatih demi meraih posisi yang lebih tinggi pada tahun mendatang. Posisi petembak divisi Open Indonesia peringkat 1 dan 2 Nasional saat ini hanya mampu meraih posisi 24 dan 30 dari 157 peserta, sedangkan posisi petembak Indonesia untuk divisi Standard dapat bertengger pada posisi 27 dari 215 peserta.

Pengalaman berharga bagi para petembak Indonesia, Zainal Arief, Leo Affandy, Iskak Budisiswanto, Michael Siswanto, John Henry , Kiki Robert dan Yamin Trenggono.

Laporan : Zainal Arief – Petembak Indonesia yang ikut dalam tim

Editor = pelitha nur aminy

Related posts

Leave a Comment