RO Penentu Turnamen Menembak

Range Officer

Range Officer

RO Penentu Turnamen Menembak.

Selalu berseragam biru garis-garis putih, dan selalu berdiri disamping petembak yang akan berakhir. Siapa mereka!. Mudah sekali dikenali karena mereka adalah barisan para Range Officer (RO), yang menjadi penentu bagi atlet saat digelar turnamen menembak. Tanpa mereka pertandingan tidak akan sukses.

RO juga menentukan standar baku, yang harus diperhatikan oleh para petembak dengan baik. Mulai dari cara menggunakan senjata, menembak dan menjaga keamanan (safety). Beda dengan olahraga lain, menembak termasuk cabang yang memiliki tingkat keamanan tinggi karena menggunakan senjata.

Menurut Hadidi, seorang Range Master (RO), dalam satu event RO yang terlibat antara  20-30 orang. Mereka terdiri dari para Range Officer (RO), Chief RO (membawahi RO di setiap stage ),  petugas kamar hitung (mengumpulkan score), chrono master—yang menentukan jenis peluru yang dipakai petembak minor atau major- , dan patcher penambal sasaran target.

“Tugas pokok kami adalah mengawasi proses petembak melaksanakan pertandingan seusai dengan aturan IPSC ( International Practical Shooting Confederation) atau tembak reaksi. Terutama masalah safety-nya,” jelas Hadidi. Dalam satu kompetensi peran Match Director (Ketua Pelaksana) juga sangat menentukan. Merekalah yang meng-organizer jalannya pertandingan sehingga hasilnya bisa memuaskan semua pihak, baik penyelenggara even maupun atlet.

Range Officer

Tentu, bukan perkara mudah bagi tim ini saat mengatur pertandingan ini. Kejelian dalam melihat peserta menggunakan senjata tak bisa diabaikan. Oleh sebab itu, tak jarang peserta event terpaksana didiskualifikasi karena melanggar aturan atau lalai dalam menggunakan senjata.

“Umumnya dalam satu stage short dan medium, diawaki oleh  dua orang RO. Kalau long bisa diawasi tiga orang. Nah, dua orang dalam satu stage ini, satunya RO dan range keeper akan memberikan penilaian sekaligus melihat, apakah terjadi pelanggaran atau tidak,” jelas Hadidi.  Are You Ready ?…, standby !… dor…dor…dor!!!”. (tim)

 

Related posts

Leave a Comment