Olahraga Penuh Tantangan

Rose Adelia Eagle Shooting Club

Rose Adelia.

DUA wanita yang jadi primadona di Eagle Shooting Club Nanet dan Rose. Meski Nanet yang lebih sering ikut dalam berbagai turnamen menembak,  nama Rose Adelia juga cukup dikenal di jajaran petembak wanita.

Berjumpa pertama kali di turnamen menembak Denmatra Malang, Rose memperkuat klub ESC tempatnya bernaung.  Baginya menembak adalah sesuatu yang berbeda dibanding olahraga lain. Butuh ketenangan, kondisi harus selalu sehat, dan yang penting penguasaan atau pengendalian diri yang sempurna.

Apalagi Rose menekuni cabang tembak target yang memang butuh kondisi tubuh fit agar hasil tembakan tetap pada sasaran. “Menembak adalah olahraga yang penuh tantangan, itu yang saya suka,” tutur Rose, ia sebisa mungkin selalu meluangkan waktu untuk latihan. Selain hobi menembak, Rose juga mencintai dunia travelling.

Rose Adelia Eagle Shooting Club

Lahir 1 Januari 1989, Rose mengenal dunia menembak  pertama kali awal tahun 2014 tanpa basic apapun. Ia turun ke lapangan langsung menggunakan senjata api. Sejak itu ia pun ketagihan menembak. Ibaratnya sudah kadung jatuh cinta.

Tentang sedikitnya shooter wanita, menurut Rose, ini lebih kepada anggapan bahwa olahraga menembak adalah dominasi pria.

Padahal tidaklah demikian. Justru, kalau sudah mengenal olahraga ini, makin menyenangkan. “Dibanding tahun-tahun sebelumnya, sekarang sudah makin banyak kok shooter wanita,” tandasnya.

Penulis = pelitha nur aminy

Related posts

Leave a Comment