Obsesi Tampil Di Kejuaraan Dunia

Vincentius Djajadiningrat

Vincent Djajadiningrat

Vincent Djadjadiningrat.

Masuk delapan besar pada turnamen menembak dunia yang digelar di perancis beberapa waktu lalu, menjadikan Vincent kian semangat memacu diri, menggiatkan jadwal latihan bersama klubnya Kresna Shooting Club (KSC).
Obsesi Vincent berikutnya adalah tampil di kejuaraan menembak dunia, yang digelar tahun 2020. Sebelum tampil gemilang dan mengharumkan nama Indonesia di tahun 2017 ini, Vincent menang sebagai juara dua untuk kategori junior, tahun 2014 di Amerika.

Pengalaman berlaga di kancah internasional menjadikan Vincent matang pengalaman, karena bisa menimba ilmu juga ke shooter dunia lainnya. “Perasaan saya sangat senang karena bisa membuat orang-orang terdekat bangga, juga pelatih dan teman-teman di klub,” ungkap anak didik Benny Sutanandika, pelatih sekaligus oendiri klub Kresna.
Vincent bergabung di klub Kresna sejak 2011, dan selama rentang waktu tersebut, berkat latihan keras dan disiplin tinggi ia seringkali bolak balik naik ke podium, dan muncul sebagai pemenang pada tiap turnamen menembak di Indonesia.

Vincentius DjajadiningratMelihat bakat menembak Vincent yang luarbiasa, Benny selaku pelatih, memperkenalkannya pada IPSC. Sejak itu Vincent pun tergila-gila pada tembak reaksi yang nenurutnya sebagai cabang yang sangat menantang.

Di antara kesibukan latihan dan kuliah, Vincent masih menyempatkan diri berlatih kebugaran tubuh.
Ketrampilan menembaknya pun terasah sejak dini, lantaran keluarganya sudah menekuni dunia berburu sejak lama.
Bagi Vincent menembak dan berprestasi adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan dalam hidupnya. “Sampai kapanpun saya akan tetap menembak, sudah terlanjur suka,”ujar putera Stephen Djadjadiningrat, yang juga dikenal sebagai pemburu dan petembak.

Penulis = pelitha nur aminy

 

Related posts

Leave a Comment