Kibarkan Merah Putih di Philipina

Demetrio "Bolo" Tuason Cup Philipina

Gerry Sutanandika Kresna Shooting Club

PETEMBAK Indonesia yang akan bertolak mengikuti 17th Demetrio “Bolo”Tuason Cup 6-9 Juli 2017 di Armscor Shooting Range, Armscor Ave, Brgy, Fortune Marikina City Philipina bertekad akan mengibarkan merah putih disana, dengan meraih salah satu gelar juara yang dipertandingkan.

Kresna Shooting Club yang digawangi oleh Gerry Sutanandika, menyertakan beberapa petembak di antaranya Alexander B, Joseph Daniel Tamtomo, Hendra Tanu, Semuil Susilo, Steven Tan dan Bambang Kuswadi, meyakini akan ada petembak Indonesia yang mampu mengibarkan merah putih di sana. “Kami sudah melakukan latihan intens sejak hari pertama puasa,” ujar Gerry, yang dihubungi di Jakarta, Selasa (7/6).

Tiga kelas akan diikuti petembak dari KSC, masing-masing kelas open, kelas standart  dan kelas production. “Semoga dengan persiapan yang matang, kemenangan di tangan kita,” tutur Gerry, yang juga berlatih kebugaran untuk menjaga stamina disana.

Netra Sakantri Putri (Nanet)

Menurutnya, lawan tanding di Philipina juga patut diperhitungkan mengingat mereka memiliki petembak-petembak yang jago. Yang terpenting, persiapan sebelum turnamen sudah dilakukan dengan baik.

Sementara itu Eagle Shooting Club mengutus pula Netra Sakanti Putri, Asep Ruhiyat dan Iskandar. Petembak ESC ini juga berlatih keras jelang turnamen Bolo. “Maklum lawannya hebat-hebat,” tukas Nanet, yang baru pertama kali mengikuti turnamen Bolo di Philipina. Ia mengikuti kelas ladies standart, dan kalau pun tidak berhasil meraih kemenangan, paling tidak Nanet sudah menimba pengalaman melalui turnamen internasional ini.

Rochmat W. Prabowo Ketua Perbakin Yogyakarta

Petembak lain yang ikut mempersiapkan diri adalah pasangan bapak dan anak Rochmat W Prabowo, Ketua Perbakin Yogjakarta dan putrinya Almaas. Rochmat ikut di kelas Clasic division—kelas yang juga baru pertama kali diikutinya.  Sejauh ini, Rochmat mengaku  terus berlatih meski tidak memiliki target akan menang.

Philipina banyak memiliki petembak yang top, jadi bisa menimba pengalaman saja sudah jadi satu poin buat Rochmat. “Yang penting saya bisa menghantarkan Almaas untuk ikut bertanding diluar negeri,” papar Rochmat, dalam wawancara via telepon dengan majalahmenembak.com.

Penulis : pelitha nur aminy

Related posts

Leave a Comment