Disiplin dan Kerja Keras

Eagle Shooting Club

Eagle Shooting Club

Eagle Shooting Club

Di ANTARA sekian banyak klub menembak di Jakarta, nama Eagle Shooting Club (ESC) termasuk klub menembak yang cukup disegani para shooter. Atlet binaan Asep Ruhiyat, selalu Ketua Klub ini kerap meraih tropy kemenangan dalam berbagai event menembak di tanah air. Sebut saya nama Hans Christian atau Netra Sakanti Putri, dua shooter handal yang selalu naik podium mewakili Eagle.

Asep memang berjuang keras melahirkan ESC, meski di awalnya ia tidak memiliki keahlian menembak. Pantang mundur dan dengan finansial seadanya, Eagle diresmikan setelah sebelumnya bernama Cijantung Shooting Club—disebut demikian lantaran latihan pertama dilakukan di markas Cijantung.

Berdiri sejak 2008 namun baru mendapat pengesahan dari PB Perbakin di tahun 2011, klub ini jadi arena tangguh untuk mengukir prestasi.  Deretan piala, piagam dan medali tertata rapi di sekretariat ESC di kawasan Cijantung, dan prestasi itu terus meningkat seiring bertambahnya jumlah anggota yang masuk sebagai atlet menembak. Ada deretan prestasi gemilang yang diraih klub ini, karena sejak awal para penembak yang masuk menjadi anggota diarahkan untuk terus menghasilkan prestasi. Tidaklah heran bila pada tiap event kejuaraan Eagle selalu memborong kemenangan, dan menjadi klub yang disegani lawan.

Eagle Shooting Club

Menghasilkan prestasi. Dua kata tersebut sepertinya selalu jadi hal yang wajib diucapkan saat bergabung dengan klub menembak Eagle, atau lazim disebut Eagle Shooting Club atau ESC. Para pemula yang dilatih menembak di klub ini diharapkan memang harus mencetak prestasi, karena itu paket latihan yang  diterapkan juga berbeda.

Makna eagle diartikan sebagai burung elang yang sedang memegang senjata, jadi logo pun sengaja ditambahkan petir dan dua senjata yang sering digunakan dalam olahraga menembak yakni pistol dan senapan. Petir diibaratkan sebagai slogan yang secepat kilat. Begitu pula kekuatan menembak yang dimiliki para atlet di ESC. Mereka kini malah memiliki event tahunan yang digelar setiap hari jadi ESC tanggal 28 November. Come be the best jadi motto yang selalu menyemangati para penembak di klub. (itha)

Related posts

Leave a Comment