Bertarung vs Menembak

Yulius Aho

Yulius AhoYulius Aho.

Dua olahraga ini sangat dekat dengan kehidupan Yulius Aho,  ia mulai karir sebagai petarung, yang kemudian ikut serta pada event-event tarung derajat di berbagai kota. Terakhir Yulius masih tampil pada PON di Bandung.  “Saya memang tarung jalanan, karena dulu juga senang berkelahi, akhirnya disalurkan dengan ikut pada pertandingan,” tuturnya.

Lima tahun belakangan ini, setelah aktif juga menjadi pelatih untuk petarung-petarung muda, Yulius juga menekuni olahraga menembak yang diperkenalkan oleh Kol.Inf. Muis Iskandar dari Jayakarta Shooting Club. “Beliau yang ngajak saya, yang ngajari nembak, “ tukasnya. Dan sejak itu, Yulius mulai suka karena menembak dianggapnya memiliki sesuatu yang berbeda.

Yulius AhoDi kotanya Pontianak, ia masih menembak di lapangan milik TNI Polri, tapi saat bertandang ke Jakarta dalam perjalanan bisnis, pasti menyempakan hadir di JSC, klub yang pertamakali diikuti hingga kini. “Saya suka disini kekeluargaan dan persahabatannya,” ucap Yulius.

Ia betah sebab bisa belajar banyak dengan orang-orang yang ahli. Bagi Yulius, banyak manfaat yang bisa didapat dari menembak, di antaranya melatih kesabaran, fokus pada target yang diinginkan dan itu sangat membantu pula kesehariaannya sebagai pengusaha di bidang batubara. Janji Yulius, ia akan mempopulerkan dan mensosialisasikan menembak di kalangan anak muda Pontianak, termasuk mencetak atlet baru untuk tembak target. Kita tunggu gebrakan Yulius.

Penulis = pelitha nur aminy

Related posts

Leave a Comment